foto : hanya ilustrasi
Bima - Ujian nasional tingkat Sekolah Dasar (SD) tinggal beberapa bulan lagi akan dilaksanakan, namun salah satu SDN di Kecamatan Wawo terancam tidak bisa melaksanakan Ujian nasional bagi murid muridnya.
Hal tersebut dikarenakan data SDN tersebut tidak diinput di dapodik.
Diketahui ,salah satu SD yang datanya tidak terinput didapodik adalah SDN 2 Maria Kecamatan Wawo.
Informasi data siswa tidak terinput didapodik sontak membuat wali murid SDN tersebut khawatir.Pasalnya orang tua wali murid SDN 2 Maria takut kalau anak anak mereka tidak dapat mengikuti ujian Nasional tahun 2026 ini .
Terlambatnya input data siswa di SDN 2 Maria ini disebabkan karena kelalaian Kepala Sekolah dan Operator sekolah tersebut.
Kelalaian Kepala Sekolah dan Operator sekolah SDN 2 Maria tidak menginput data siswa ini dibenarkan oleh Koordinator wilayah Dikpora Kecamatan Wawo Ismail, S. Pd
Dikonfirmasi oleh awak media ini via WhatsApp ,Ismail menjelaskan,bahwa tidak diinput nya data SDN 2 Maria disebabkan oleh kelalaian Kepala Sekolah dan Operator nya .
" Benar SDN 2 Maria datanya tidak terinput didapodik, hal ini terjadi karena kelalaian Kepala Sekolah dan Operator sekolah tersebut" Ismail menjelaskan.
Mengetahui informasi bahwa SDN 2 Maria datanya tidak terinput didapodik, Korwil Dikpora Kecamatan Wawo Ismail S.Pd langsung melakukan konfirmasi kepada kepala sekolah SDN 2 Maria.
" Saya telah mengkonfirmasi hal tersebut pada Kepala Sekolah nya dan KEPSEK SDN 2 Maria menyatakan bahwa data sudah diperbaiki" Jelasnya .
Korwil Dikpora Kecamatan Wawo mengharapkan hal serupa tidak terulang lagi kedepannya, Ismail menyatakan,jauh jauh hari persiapan untuk ujian Nasional baik itu tingkat SD dan SLTP sudah dilakukan, bahkan himbauan dan arahan sudah sering sampaikan.
" Hal ini murni kelalaian dan kedepannya kita semua berusaha agar hal serupa tidak terulang lagi, kita akan melakukan yang terbaik untuk siswa siswi baik itu di tingkat SD maupun di tingkat SLTP" tutupnya .